Sociolinguistic Variation of the Ocu Dialect in Social Interaction and Traditional Wedding Ceremonies: A Comparative Field Study in Bangkinang and Air Tiris
Keywords:
Bahaso Ocu, Sosiolinguistik, Dialektologi, Bangkinang, Air TirisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam variasi sosiolinguistik Bahaso Ocu melalui studi kasus lapangan yang membandingkan secara langsung wilayah urban Kota Bangkinang dengan wilayah historis Air Tiris di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Fokus utama penelitian ini diarahkan pada pemetaan perbedaan fonologis, leksikal, dan logat harian masyarakat setempat, dengan menempatkan interaksi upacara pernikahan adat sebagai ruang pelengkap aplikatifnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif komparatif dengan teknik pengumpulan data berupa terjun langsung ke lokasi melalui observasi partisipatif, perekaman tuturan alami di pasar tradisional dan rumah warga, serta wawancara mendalam bersama pemangku adat (Ninik Mamak). Hasil penelitian lapangan mengungkapkan bahwa terdapat pergeseran kebahasaan yang signifikan antara kedua wilayah tersebut. Masyarakat di wilayah Air Tiris cenderung mempertahankan orisinalitas vokal dan konsonan yang lebih tebal dengan variasi leksikal yang khas, seperti penggunaan kata imbo dan bana. Sebaliknya, di wilayah urban Bangkinang, interaksi bahasa telah mengalami pelunakan intonasi (softening) serta simplifikasi kata akibat kontak intensif dengan bahasa Indonesia modern dan dialek Minangkabau perkotaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kedua wilayah terikat oleh kesamaan sistem sapaan kekerabatan (Uwo, Ongah, Udo, Ocu), faktor letak geografis dan laju modernisasi perkotaan menjadi pemicu utama munculnya batas-batas dialektologi yang membedakan identitas tutur antara Bangkinang dan Air Tiris.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mifta Huljannah, Astri Maulita R, Elma Hafiza Nova, Nanda Amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Humaniora: Journal of Social Sciences and Humanities is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, you are free to:
- Share ” copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt ” remix, transform, and build upon the material
Under the following terms:
-
Attribution :” You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.