30 C
Jakarta
Sabtu, Mei 15, 2021

THERAPEUTIC LIVING HAS COMING TO BALI – RUMAH 2 LANTAI hanya Rp1,6m an di Bali

therapeutic-living-has-coming-to-bali-–-rumah-2-lantai-hanya-rp1,6m-an-di-bali
0
BALI, 23 April 2021 TAHAP 1 SOLD OUT !! JANGAN KEHABISAN TAHAP 2 NYA!! Satu2nya Cluster FASILITAS TERLENGKAP di Kuta Selatan CLUSTER DAMARA VILLAGE Development by GREENWOODS & JIMBARAN HIJAU Easy Access to everywhere •1 menit ke Asian Intercultural School by Gandhi School •5 menit ke GWK •5 Menit ke...

Selain Larangan Mudik, MPR Minta Pemerintah Antisipasi Kerumunan Di Lokasi Wisata

Must read

RMOL. Paska kebijakan larangan mudik Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta kewaspadaan di lokasi wisata harus ditingkatkan. Tujuannya, untuk mengantisipasi peningkatan penyebaran Covid-19 di setiap wilayah.

“Bila kebijakan pelarangan mudik berhasil, tentu yang harus menjadi perhatian berikutnya adalah pergerakan orang di setiap wilayah dan lokasi-lokasi wisata agar tidak terjadi kerumunan di area publik,” kata Lestari Moerdijat, Selasa (4/5).

Pihak kepolisian, lewat telegram Kapolri bernomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 tertanggal 30 April 2021, memerintahkan agar aparat kepolisian mengawasi protokol kesehatan di tempat-tempat wisata selama libur Lebaran, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut politisi yang karib disapa Rerie itu, langkah antisipatif yang dilakukan kepolisian dan para pemangku kepentingan lainnya harus didukung demi menekan angka penularan dan penyebaran virus korona di tanah air.

Apalagi, jelas Rerie, para pemangku kepentingan masih membuka pengecualian aktivitas bepergian di wilayah tertentu selama periode larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Wilayah tersebut antara lain di Jabodetabek, Bandung Raya, Medan Raya, Semarang Raya, Yogyakarta Raya, Solo Raya, Surabaya Raya, dan Makassar Raya.

Di wilayah-wilayah tersebut, ujar Rerie, masih dibuka opsi pergerakan orang atau dikenal dengan istilah ‘mudik lokal’.

Kondisi tersebut, tambahnya, harus menjadi perhatian dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Langkah-langkah antisipatif di setiap wilayah, menurut anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, harus diperhatikan dengan serius.

Ia menambahkan, jangan sampaipusat-pusat perbelanjaan yang biasa ramai dikunjungi orang menjelang Lebaran misalnya, tidak diantisipasi dengan baik.

Rerie berharap, lokasi-lokasi yang biasa dikunjungi masyarakat di masa libur Lebaran melakukan antisipasi agar penerapan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, bisa dilakukan dengan maksimal.[]

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article