28.8 C
Jakarta
Sabtu, Mei 15, 2021

THERAPEUTIC LIVING HAS COMING TO BALI – RUMAH 2 LANTAI hanya Rp1,6m an di Bali

therapeutic-living-has-coming-to-bali-–-rumah-2-lantai-hanya-rp1,6m-an-di-bali
0
BALI, 23 April 2021 TAHAP 1 SOLD OUT !! JANGAN KEHABISAN TAHAP 2 NYA!! Satu2nya Cluster FASILITAS TERLENGKAP di Kuta Selatan CLUSTER DAMARA VILLAGE Development by GREENWOODS & JIMBARAN HIJAU Easy Access to everywhere •1 menit ke Asian Intercultural School by Gandhi School •5 menit ke GWK •5 Menit ke...

Lengser Tahun Depan, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus Incar Masa Jabatan Kedua

Must read

RMOL. Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikabarkan tengah mengincar masa jabatan kedua untuk menjadi pemimpin organisasi yang telah menjadikannya pusat perhatian utama dunia sejak awal wabah virus corona.

Kabar mengenai rencana pencalonan mantan menteri kesehatan dan menteri luar negeri Ethiopia berusia 56 tahun itu pertama kali dimuat oleh Stat News pada Senin (3/5), meskipun dia belum secara terbuka mengatakannya.

Belum diketahu apakah ada kandidat lainnta yang akan muncul untuk menantang Tedros, kata laporan Stat.

Sumber yang tidak disebutkan namanya, yang dekat dengan Tedros, mengatakan kepada situs berita kesehatan AS bahwa direktur jenderal bermaksud mencalonkan diri kembali ketika masa jabatannya berakhir tahun depan.

Saat dihubungi AFP, WHO tidak menyebutkan apakah Tedros memang akan mencalonkan diri untuk kedua kalinya. Periode pencalonan dibuka pada bulan lalu.

“Negara-negara anggota dapat mencalonkan kandidat antara sekarang dan September,� kata badan itu melalui email kepada AFP.

“Semua proposal dikirim dalam amplop tertutup kepada Ketua Dewan Eksekutif dan sangat dirahasiakan sampai dibuka pada waktunya,� tambahnya.

Tedros terpilih sebagai kepala WHO pada 2017, menjadikannya orang Afrika pertama yang pernah memimpin badan kesehatan PBB.

Direktur Jenderal WHO dapat menjabat dua kali masa jabatan, masing-masing berlangsung lima tahun.

Tedros didorong ke panggung global dengan sejumlah keadaan darurat kesehatan profil tinggi terutama pandemi Covid, dan juga beberapa wabah Ebola baru di Republik Demokratik Kongo dan di Afrika Barat. []

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article