28.8 C
Jakarta
Sabtu, Mei 15, 2021

THERAPEUTIC LIVING HAS COMING TO BALI – RUMAH 2 LANTAI hanya Rp1,6m an di Bali

therapeutic-living-has-coming-to-bali-–-rumah-2-lantai-hanya-rp1,6m-an-di-bali
0
BALI, 23 April 2021 TAHAP 1 SOLD OUT !! JANGAN KEHABISAN TAHAP 2 NYA!! Satu2nya Cluster FASILITAS TERLENGKAP di Kuta Selatan CLUSTER DAMARA VILLAGE Development by GREENWOODS & JIMBARAN HIJAU Easy Access to everywhere •1 menit ke Asian Intercultural School by Gandhi School •5 menit ke GWK •5 Menit ke...

Langgar Protokol Kesehatan, Sembilan Demonstran Hardiknas Jadi Tersangka

Must read

RMOL. Polda Metro Jaya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam unjuk rasa pada memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang di gelar di Kementerian Kebudayaan (Kemendikbud) pada Senin (3/5) kemarin.

“Sudah tetapkan sebagai tersangka. Kesembilan orang dengan perannya masing-masing, dan ini berproses. Negara kita negara hukum, dan harus taat kepada hukum,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (4/5)

Yusri menerangkan, mahasiswa yang menggelar unjuk rasa itu tidak memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang ditentukan selama pandemi Covid-19.

Menurut Yusri, para pengunjuk rasa itu sudah diingatkan oleh petugas namun selalu menolak.

Bahkan kata Yusri, ketika diminta untuk bubar pada pukul 17.30 WIB pun mereka tidak mengindahkan.

“Ini ada sembilan yang kami amankan,” sambungnya.

Menurut keterangan catatan kepolisian, sembilan orang berkali-kali mengikuti unjuk rasa, salah satunya saat Hari Buruh atau May Day.

“Tanggal 1 Mei 2021 kemarin diamankan. Kemudian didata, kemudian disuruh pulang. Tetapi tanggal 3 Mei ini mereka kembali hadir memperingati Hardiknas,” kata Yusri.

Sembilan orang itu disebut melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular pada Pasal 14 dan Pasal 216 KUHP, Pasal 218 KUHP. []

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article