28.8 C
Jakarta
Jumat, Mei 14, 2021

THERAPEUTIC LIVING HAS COMING TO BALI – RUMAH 2 LANTAI hanya Rp1,6m an di Bali

therapeutic-living-has-coming-to-bali-–-rumah-2-lantai-hanya-rp1,6m-an-di-bali
0
BALI, 23 April 2021 TAHAP 1 SOLD OUT !! JANGAN KEHABISAN TAHAP 2 NYA!! Satu2nya Cluster FASILITAS TERLENGKAP di Kuta Selatan CLUSTER DAMARA VILLAGE Development by GREENWOODS & JIMBARAN HIJAU Easy Access to everywhere •1 menit ke Asian Intercultural School by Gandhi School •5 menit ke GWK •5 Menit ke...

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Kota Bandung Merangkak Naik

Must read

JABARNEWS | BANDUNG – Jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, harga kebutuhan pokok dan stok bahan pangan di Kota Bandung secara umum masih relatif stabil dan aman.

Meski begitu sejumlah harga komoditas bawang merah dan daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung merangkak naik.

“Harga daging ayam di Kota Bandung sempat naik turun pada bulan puasa kali ini. Sementara harga bawang merah,terus mengalami kenaikan pada bulan puasa tahun ini.” ujar, Meiwan Kartiwi, Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Selasa (4/5/2021).

Ia mengatakan, daging ayam pada awal bulan puasa di harga Rp 40 ribu perkilogram, minggu kedua turun menjadi Rp 36 ribu dan saat ini naik lagi Rp 40 ribu.

“Bawang merah dari kisaran Rp 30 sampai 36 ribu per kilogram,” ujarnya.

Disampaikan Meiwan, harga acuan daging ayam di Kota Bandung dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp 35 ribu perkilogram sedangkan bawang merah Rp32 ribu per kilogram. Kondisi harga relatif tidak terlalu tinggi.

Ia menuturkan, tren harga bahan pokok di Kota Bandung saat awal bulan puasa mengalami kenaikan. Kemudian pada pertengahan bulan puasa mengalami penurunan dan menjelang Lebaran mengalami kenaikan.

“Contohnya ada anomali terkait cabe rawit awal Januari sampai Rp 100-110 ribu perkilogram, sekarang dikisaran antara Rp70 ribu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Oangan dan Pertanian (DKPP) Usep Awaludin mengatakan ketersediaan bahan pokok di Kota Bandung relatif aman jelang lebaran. Sejumlah wilayah memasok kebutuhan pokok untuk Kota Bandung.

“Beras (dipasok) dari Bandung Garut, Tasik Sumedang, Sapi dari Jawa Tengah. Telur dari Ciamis, Sukabumi, Tasik, Kabupaten Bandung paling banyak Blitar, ayam Kabupaten Bandung, Tasik, Ciamis, Cianjur dan Jawa Tengah Cabe dari Garut, Tasik, Ciamis, Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Ia menegaskan, kelangkaan bahan pokok diperkirakan tidak akan terjadi sebab sudah memasuki panen dan penyaluran bahan pokok berjalan lancar. Termasuk untuk beras terdapat stok aman hingga akhir tahun 2021 mendatang. (Red)

- Advertisement -spot_img

More articles

- Advertisement -spot_img

Latest article